Sabtu, 24 September 2011

Tugas 2 Perencanaan Sistem Informasi Strategik

NIM/Nama : 11.41011.0038/Hienny Wardhani
Tugas : Perencanaan Sistem Informasi Strategik
Dosen : Erwin Sutomo

Komentar Tentang Sebuah Website

Menurut sudut pandang yang saya lihat, pada dasarnya perkembangan teknologi SI/TI di Indonesia saat ini sangat pesat, namun masyarakat di Indonesia masih belum sempurna oleh adanya penggunaan SI/TI. Maka dari itu, penempatan SI/TI yang tepat di kalangan organisasi masyarakat masih belum mengerti sepenuhnya. Oleh karena itu, untuk peran strategis SI/TI yang melibatkan penggunaan TI dalam mengembangkan produk, layanan dan kemampuan yang dapat memberikan perusahaan keunggulan besar atas adanya persaingan competitor, karena persaingan ini semakin ketat dengan adanya teknologi SI/TI. Adanya SI/TI ini mampu memberikan keuntungan bagi perusahaan di Indonesia. Misalnya di bidang pelayanan bisnis, tentunya dengan adanya SI/TI akan mempermudah komunikasi antara penjual dan customer. Tetapi tidak semua masyarakat di Indonesia memanfaatkan adanya SI/TI ini, karena mereka belum faham benar bahwa adanya SI/TI dapat melakukan banyak hal dengan mudah. Maka dari itu, perlu pembelajaran yang lebih agar masyarakat di Indonesia bisa menggunakan / memanfaatkan teknologi SI/TI dengan baik dan benar.

Jumat, 23 September 2011

Resume IMK Pertemuan 3

NIM/Nama : 11.41011.0038/Hienny Wardhani
Resume Pertemuan 3 : Interaksi Manusia dan Komputer
Dosen : Pak Chayadi

Desain Efektif dan Efisien
Sebuah user interface dikatakan efektif dan efisien manakala user interface tersebut adalah : 
a. Mudah digunakan oleh orang awam.
b. Tidak membingungkan.
c. User betah berlama-lama menggunakan aplikasi.

Keuntungan dari Desain Interface yang efektif dan efisien, adalah :
a. Mengurangi biaya pelatihan bagi pengguna
b. Mempercepat pekerjaan.
c. Menghemat biaya pemeliharaan perangkat lunak maupun perangkat keras.
    Misal: aplikasi sering kali error disebabkan ketidakpahaman pengguna.
d. Menghemat pengeluaran garansi.

Desain yang efektif dan efisien, antara lain :
a. Memenuhi kaidah estetika
b. Dapat dimengerti
c. Kompatibilitas
d. Komprehensif
e. Konfigurabilitas
f. Konsistensi
g. Kontrol pengguna
h. Efisien
i. Mudah dikenali
j. Toleransi
k. Sederhana

Rabu, 21 September 2011

Resume APBO Pertemuan 3 (Pemodelan Bisnis & Business Use Case Diagram)

NIM/Nama : 11.41011.0038/Hienny Wardhani
Resume Pertemuan 3 : Analisa Perancangan Berorientasi Obyek
Dosen : Pak Teguh

Resume Tentang Pemodelan Bisnis & Diagram Use Case Bisnis (Business Use Case Diagram)
A. Pengenalan pemodelan bisnis
Pemodelan bisnis atau business modeling adalah studi dari suatu organisasi. Ketika sedang melakukan pemodelan bisnis, kita menguji struktur organisasi, memperhatikan peranan-peranan di dalam perusahaan, dan bagaimana mereka terhubungkan satu dengan yang lain.
Juga diuji aliran kerja (workflow) dalam organisasi, proses utama di dalam perusahaan, bagaimana mereka bekerja, seberapa efektif mereka, dan apakah ada bottleneck-nya.
Singkatnya, pemodelan bisnis mencoba memahami apa yang ada di dalam dan di luar bisnis, dan bagaimana yang ada di dalam dan di luar organisasi berkomunikasi satu sama lain. Informasi ini dalam UML, akan didokumentasikan ke dalam model bisnis.

Ada banyak pertimbangan untuk melakukan pemodelan bisnis, antara lain :
1. Untuk memperoleh suatu pemahaman tentang organisasi dan sistem perangkat lunaknya
2. Membantu dalam usaha-usaha re-engineering proses bisnis
3. Sebagai sarana pelatihan yang baik

Pemodelan bisnis dalam proses interatif
Ada dua pendekatan pemodelan bisnis di dalam lingkungan interaktif. Pertama, dapat dengan melengkapi semua pemodelan bisnis di depan, dan kemudian melakukan secara interatif melewati tahap analisis, desain, coding, testing dan deployment. Kedua, dapat dengan memasukkan pemodelan bisnis di dalam proses iterasi.

Konsep pemodelan bisnis
Dalam bagian ini, akan didiskusikan konsep pemodelan bisnis antara lain :
a. Aktor bisnis (business actor)
b. Pekerja bisnis (business worker)
c. Use case bisnis (business use case)
d. Diagram use case bisnis (business use case diagram)
e. Entitas bisnis (business entity)
f. Diagram aktivitas (activity diagram)
g. Unit organisasi (organization unit)

Elemen-elemen pemodelan bisnis: 
a. Business use-case model, dengan elemen-elemen: Business Actor dan Business Use-case, serta Activity Diagram untuk menjelaskan model business use-case. Berikut gambaran Business Use-case Diagram : 

b. Business objek model, dengan elemen-elemen: Business Worker (Pekerja Bisnis), Business Entity (Entitas Bisnis) 
- Business Object Model : Menggambarkan realisasi business use-case. Mengenali semua orang yang bekerja dan benda yang terlibat dalam bisnis dan bagaimana satu sama lain berhubungan
- Business Use-case Model : Merupakan model yang menggambarkan proses bisnis dari sebuah bisnis atau organisasi dan interaksi proses tersebut dengan pihak luar, seperti para customer dan partner. Diperlukan untuk memperjelas konteks bisnis dari perangkat lunak yang akan dibuat, bersifat optional. Diilustrasikan dalam satu atau beberapa business use case diagram.
B. Pengenalan diagram use case bisnis (business use case diagram)
Diagram use case bisnis atau business use case diagram menunjukkan interaksi antara use case bisnis, aktor bisnis dan pekerja bisnis dalam sebuah organisasi. Diagram ini menggambarkan model yang lengkap tentang apa yang perusahaan dilakukan, siapa yang ada di dalam perusahaan dan siapa yang ada di luar dari perusahaan. Hal ini menggambarkan ruang lingkup organisasi, sehingga dapat dilihat apa saja yang meliputi dan sampai di mana batasannya.
Dengan diagram ini, dimaksudkan secara cepat memberikan informasi tingkat tinggi tentang bisnis tanpa semua detail yang membingungkan pembaca, dengan menyajikan terlalu banyak notasi.

Langkah-langkah membuat pemodelan bisnis
Langkah pertama yang dilakukan dalam membuat pemodelan bisnis adalah menggambarkan batasan-batasan dari pemodelan bisnis. Setelah mempunyai definisi yang jelas mengenai ruang lingkup proyek, langkah berikutnya adalah membentuk suatu tim. Sebuah tim yang baik terdiri dari : individu-individu dengan pengetahuan bisnis dan individu-individu dengan pengetahuan tentang pemodelan bisnis. Menggambarkan suatu diagram use case bisnis, langkah selanjutnya adalah menggambarkan diagram use case bisnis, dimana dalam diagram use case bisnis menunjukkan hubungan antara pekerja bisnis, aktor bisnis dan use case bisnis.

Dalam pemodelan bisnis, ada dua tipe relasi yang dapat digunakan adalah assosiasi dan generalisasi. Relasi assosiasi adalah hubungan antara bisnis aktor dan use case bisnis atau antara pekerja bisnis dan use case bisnis. Sedangkan relasi generalisasi menunjukkan pewarisan struktur antara elemen-elemen pemodelan bisnis.

Konsep Sistem Use Case Modelling : 
a.Diagram Use-case – diagram yang menggambarkan interaksi antara sistem dan sistem eksternal dengan pengguna (user)
b.Use-case narrative – deskripsi naratif business event dan bagaimana user akan berinteraksi dengan sistem untuk menyelesaikan suatu pekerjaan (task)  
c.Use case – sebuah skenario perilaku untuk menyelesaikan pekerjaan tertentu
Digambarkan dalam bentuk elips horisontal  
d.Actor – segala sesuatu yang perlu berinteraksi
dengan sistem untuk bertukar informasi
Contoh: seseorang, organisasi, sistem informasi yang lain, alat eksternal, atau waktu.

Resume Pertemuan 2 Metodologi Penelitian

NIM/Nama: 11.41011.0038/Hienny Wardhani
Resume Pertemuan 2 : Metodologi Penelitian

Resume Tentang Sarana Berpikir Ilmiah 
Hasil penelitian dapat digunakan secara regenerate / berkelanjutan.
Pengertian metode penelitian dan metodologi penelitian sangat berbeda. Pengertian metode penelitian adalah suatu metode yang dipengaruhi oleh adanya dan untuk dapat menghasilkan suatu data-data penelitian perusahaan. Sedangkan Perngertian metodologi penelitian adalah suatu teori yang digunakan untuk melakukan metode penelitian.

Penelitian dalam bahasa inggris adalah Research dan recherche dalam bahasa perancis.
Re (kembali)
To search (mencari), jadi research adalah mencari dan menghasilkan.
Penilitian adalah proses untuk mencapai (secara sistematis dan didukung oleh data) jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan, penyelesaian terhadap permasalahan atau pemahaman mendalam terhadap fenomena.
Studi yang dilakukan melalui penyelidikan secara teliti dan sempurna terhadap permasalahan sehingga diperoleh pemecahan yang tepat (T Hillway). 

Bahasa adalah bahasa ilmiah yang merupakan sarana komunikasi ilmiah yang ditunjukkan untuk menyampaikan informasi berupa pengetahuan. Syarat-syaratnya: bebas dari unsure emotif.
Ragam suatu penelitian adalah : 
1. Eksplorasi adalah berkaitan dengan upaya untuk menetukan apakah suatu fenomena ada atau tidak.
2. Deskripsi adalah berkaitan dengan pengkajian fenomena secara lebih rinci atau membedaknnya dengan fenomena lain
3. Prediksi adalah berupaya mendefinisikan hubungan (keterkaitan) yang memungkinkan kita berspekulasi
4. Eksplanasi
5. Aksi
Beberapa ragam suatu penelitian diatas ini merupakan suatu tujuan - tujuan yang didasarkan oleh berbagai tujuan ragam suatu penelitian perusahaan.

Minggu, 18 September 2011

Resume Pertemuan 1 Metodologi Penelitian

NIM/Nama: 11.41011.0038/Hienny Wardhani
Resume Pertemuan 1 : Metodologi Penelitian

Resume Tentang Metodologi Penelitian
Basis pengembangan pengetahuan, antara lain :
- Harapan
- Rasa ingin tahu

Harapan dan rasa ingin tahu sebagai fungsi pikiran menghasilkan 2 hal antara lain :
a. Dorongan yang bersifat praktis, menghasilkan : ilmu pengetahuan terapan dan teknologi.
b. Dorongan yang bersifat non praktis atau teoretis, menghasilkan : ilmu pengetahuan murni atau ilmu murni

Sistematika Perkembangan Ilmu:

Berbagai Cara Untuk Memperoleh Pembenaran Pengetahuan
- Kebetulan (accident)
- Otoritas
- Coba-coba dan ralat (Trial & Error)
- Spekulasi (speculation)
- Pengalaman (experient)
- Metode Ilmiah (Scientific Method)

Sarana berpikir ilmiah:
a. Bahasa, ialah bahasa ilmiah yang merupakan sarana komunikasi ilmiah yang ditujukan untuk menyampaikan informasi berupa pengetahuan, syarat-syarat :
- bebas dari unsur emotif
- reproduktif
- obyektif
- eksplisit
b. Matematika, pengetahuan sbg sarana berpikir deduktif sifat :
- jelas, spesifik dan informatif
- tidak menimbulkan konotasi emosional
- Kuantitatif
c. Statistika, pengetahuan sebagai sarana berpikir induktif sifat :
- dapat digunakan untuk menguji tingkat ketelitian
- untuk menentukan hubungan kausalitas antar faktor terkait

Sabtu, 17 September 2011

Resume IMK Pertemuan 2 (13-09-2011)

NIM/Nama : 11.41011.0038/Hienny Wardhani
Resume Pertemuan 2 : Interaksi Manusia dan Komputer
Dosen : Pak Chayadi

Resume Tentang Faktor Manusia dan Lingkungan Kerja
Inti dari perancangan antara lain :
memenuhi kebutuhan manusia, artinya segala kebutuhan manusia menjadi prioritas utama, sehingga harus mengetahui detil mengenai psikologi manusia.
a. Mengetahui kemampuan dan keterbatasannya
b. Daerah mana yang akan menjadi kesulitan

Manusia
Manusia dibatasi kemampuannya dalam mengolah informasi. Informasi diterima dan direspon melalui beberapa inputan (masukan), antara lain :
- Sight
- Hearing
- Touch
- Taste
- Smell

Informasi dikelola dalam suatu memory, antara lain :
a. Short Term Memory
b. Long Term Memory

Beberapa macam-macam panca indera adalah :
- Penglihatan
- Pendengaran
- Sentuhan

Panca indera penglihatan, antara lain :
a. Luminans (luminance), kontras, kecerahan, sudut penglihatan, ketajaman penglihatan, medan penglihatan.
b. Warna 
- Manusia normalnya bisa membedakan 128 warna (sensitivitas mata)
- Panjang gelombang cahaya tampak berkisar antara 400-700nm yang berada pada daerah ultrungu sampai inframerah.
- Lensa pada mata manusia
c. Aspek psikologis
- Hindari penggunaan tampilan secara bersamaan menampilkan sejumlah warna tajam.
  a. merah, jingga, kuning, hijau (bisa)
  b. cyan, biru, merah (tidak)
- Warna berlawanan dapat digunakan bersamaan
   a. merah-hijau, biru-kuning (baik)
   b. kuning-merah (kurang baik)

Panca indera pendengaran antara lain :
a. Manusia dapat mendeteksi frekuensi 20 hertz sampai 20 khertz
b. Batas kebisingan 0 db (decible), bisikan 20 db, dan percakapan biasa 50 db sampai 70 db
c. Kerusakan telinga akan diderita ketika manusia menerima kebisingan lebih dari 140 db.

Panca indera sentuhan adalah kenyamanan ketika mengetik menggunakan keyboard, dibandingkan dengan keyboard optik.

Lingkungan Kognitif adalah : 
- Umur
- Cacat
- Derajat pengetahuan teknis
- Fokus
- Tekanan kognitif
                                                 
Beberapa kecemasan pengguna adalah sikap negatif pengguna, kecemasan pengguna dan sistem komputer.
Lingkungan fisik merupakan Kenyamanan kerja mempengaruhi efisiensi dan efektifitas kerja antara lain :
- Aspek ergonomik dari stasiun kerja
- Pencahayaan
- Kualitas udara
- Gangguan suara
- Kesehatan dan keamanan kerja
- Kebiasaan bekerja

Resume IMK Pertemuan 1 (06-09-2011)

NIM/Nama : 11.41011.0038/Hienny Wardhani
Resume Pertemuan 1 : Interaksi Manusia dan Komputer
Dosen : Pak Chayadi

Resume Tentang Interaksi Manusia & Komputer
IMK merupakan sebuah disiplin ilmu yang mempelajari perancangan, implementasi, dan evaluasi sistem komputasi interaktif dan berbagai aspek terkait.

IMK adalah ilmu yang mempelajari cara pembuatan user interface yang menarik dan membuat user nyaman ketika menggunakannya.

Konsep dasar IMK, adalah 
- Masukan
- Proses
- Keluaran

Cabang ilmu yang turut berperan serta adalah :
a. Psikologi
b. Linguistik
c. Perancangan grafis
d. Ilmu komputer
e. Elektro, dll

Beberapa hal yang akan dijumpai adalah :
1. panca Indera, Contoh : Mata sebagai kecerahan yang digunakan untuk tanggapan subyektif pada cahaya.
2. Affordance
3. Metamorf
4. Teori warna
5. Teori font
6. Pemetaan, Contoh : Pemetaan pada kompor gas dan saklar lampu
7. Prototyping

Menu berbasis ikon dan toolbar adalah pada menu berbasis ikon dan toolbar, pilihan dinyatakan sebagai suatu ikon / toolbar tertentu.

Ketidak cocokan model adalah konsekuensi pada kinerja yang rendah, kesalahan dan frustasi.
Fondasi perancangan antar muka meliputi sebagai berikut, adalah :
a. Memahami penggunaan dan tugas-tugasnya
b. Melibatkan pengguna
c. Merancang antar muka visual
d. Prinsip perancangan